Pada hakikatnya, Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) merupakan pembelajaran yang dilakukan secara kolaboratif seluruh komunitas sekolah. Dalam proses kolaborasi ini, memungkinkan siswa dan guru di sekolah memperoleh dan menerapkan pengetahuan, keterampilan dan sikap positif mengenai aspek sosial dan emosional.
Pembelajaran sosial dan emosional bertujuan untuk memberikan pemahaman, penghayatan dan kemampuan untuk mengelola emosi, menetapkan dan mencapai tujuan positif, merasakan dan menunjukkan empati kepada orang lain, membangun dan mempertahankan hubungan yang positif, dan membuat keputusan yang bertanggung jawab.
Pembelajaran sosial dan emosional dapat diberikan dalam 3 ruang lingkup, yakni melalui kegiatan rutin, tegrintegrasi dalam mata pelajaran, maupun budaya atau aturan sekolah. Pada kesempatan kali ini, saya menerapkan PSE yang terintegrasi dalam mata pelajaran.
Sebelum melaksanakan PSE dalam mata pelajaran, saya membuat perencanaan pembelajaran dengan melihat kebutuhan belajar siswa. RPP berdiferensiasi dirancang untuk memenuhi kebutuhan belajar siswa, saya tambahkan dengan Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) di dalamnya.
PSE yang saya integrasikan yaitu :
1. Kesadaran Diri-Pengenalan Emosi, melalui teknik STOP saat proses pembelajaran dan pemberian emoticon di akhir pembelajaran.
2. Kesadaran Sosial-Keterampilan Berempati
3. Keterampilan dalam Berhubungan Sosial-Daya lenting
Setelah melaksanakan Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) dengan memasukkan pembelajaran berdiferensiasi di dalmnya, siswa merasa senang karena mereka dapat belajar sesuai minat dan gaya belajar mereka. Konten yang disajikan juga beragam (video, audio, teks). Saya sebagai guru juga merasa senang karena dapat mengetahui perasaan mereka selama mengikuti pembelajaran serta mengajarkan mereka teknik STOP. Saya melihat mereka dapat mengenali emosi dan perasaan mereka, keterampilan berempati saat menanggapi laporan wawancara terhadap keadaan usaha masyarakat di masa pandemi, serta keterampilan berhubungan sosial yakni daya lenting saat bermain peran/role playing.
Pembelajaran yang saya lakukan secara daring menggunakan Wifi, sempat terjadi kendala pada koneksinya, sehingga ada beberapa bagian yang suaranya tidak terekam jelas. Untuk rencana perbaikan ke depannya, saya akan memeriksa koneksi Wifi atau menggunakan paket data agar lebih stabil.
Saya menyadari, ternyata melalui Pembelajaran Sosial Emosional dapat membantu siswa mengenali emosinya, serta dapat merespon kondisinya maupun lingkungan sosialnya dengan tepat. Selanjutnya, saya akan menerapkan PSE dalam kegiatan rutin maupun budaya sekolah.
Berikut ini link RPP PSE dengan integrasi pembelajaran diferensiasi didalamnya:
https://drive.google.com/file/d/115oQNG7ccw7-wb7-waA0UmiR6Lhoh61h/view?usp=sharing
Dokumentasi Pelaksanaan PSE dapat di akses di youtube:

